Login Form



Admin Support


Aktivasi

Komplain

New Free Member


mitrasehat
safrianus anugraha
085702618XXX
(klaten)


isone
Iswandi Fadel
081243489XXX
(Ternate)


arzan
hustarzan
085686070XXX
(tangerang selatan)


marketingtuhan
Ir. Toto Hartanto
081517613XXX
(Jakarta Utara)


jayamandiri
Ugun Gunawan
082317757XXX
(Tasikmalaya)

New Paid member


bisnis
ison sawal
081355058XXX
(online)


GAJAHMADA
SUPRIYANTO
081901101XXX
(SEMARANG)


madu
SUPARDI
081295562XXX
(TANGERANG SELATAN)


Sehat
Anton
089899956XXX
(semarang)


admin
EKO SUSILO
081901098XXX
(semarang)

Website Statistic


Member Hari ini 

0

Semua Member

10

Copy kode berikut

<p align="center"><a href="http://rahasiavirtual.com"><img src="http://rahasiavirtual.com/banner/agenrahasiavirtual.gif" width="160" height="600" border="0"></a></p>

 

Komposisi :

Madu Pahit 100%.

Aturan Pakai :

3x1-2 Sendok Makan /Hari Diminum sebelum makan. Penting : Tidak dianjurkan untuk Ibu Hamil dan Anak dibawah 2 tahun.

Untuk Obat Luar dioleskan 3 kali sehari. Untuk Obat Dalam diminum dengan takaran 1 - 2 sendok makan, 3 - 4 kali sehari.

MADU PAHIT

adalah salah satu jenis madu langka yang sulit untuk ditemukan dan didapatkan dalam jumlah yang banyak. Pahitnya rasa madu ini karena mengandung alkaloid, yaitu bahan obat yang berfungsi sebagai antiinfeksi.

Madu Pahit umumnya diperoleh dari hasil lebah Apis Mellifera yang menghisab nektar atau bunga pohon-pohon yang memiliki potensi menghasilkan nektar yang berasa pahit seperti: pohon singkong karet, paitan, mahoni, kaliandra, pelawan, dll. Para peternak lebah sangat jarang yang mau memburu madu jenis ini karena belum banyak dikenal masyarakat. Padahal madu jenis ini memiliki banyak sekali khasiat dan manfaat yang belum tentu dijumpai pada jenis madu yang lain.


25 Khasiat dan Manfaat madu pahit yang telah dikenal antara lain:

1.   Mengobati diabetes / kencing manis ,

2.   Mengobati gangguan fungsi seksual pria (lemah syahwat),

3.   Mengobati gangguan pada lambung (maag) kronis,

4.   Mengobati radang tenggorokan dan panas dalam,

5.   Mengobati batuk, pilek, asma, polip dan sinusitas,

6.   Meningkatkan stamina dan imunitas tubuh,

7.   Mengobati kanker dan tumor,

8.   Mengobati darah tinggi dan darah rendah,

9.   Mengobati demam berdarah,

10.  Mengobati tipes,

11.  Mengobati kencing batu,

12.  Menghilangkan bau badan,

13.  Mengobati berbagai keluhan mata seperti bengkak, merah, dll

14.  Mengobati luka bakar dan penyakit kulit seperti panu, kurap, eksim,

15.  Membantu penyembuhan stroke,

16.  Mengobati asam urat,

17.  Mengobati reumatik,

18.  Melancarkan sirkulasi darah,

19.  Mengobati berbagai macam alergi,

20.  Stimulan memperkuat kinerja hati dan jantung,  

21.  Mengobati berbagai gangguan ginjal,

22.  Menetralisir racun makanan yang bersarang dalam tubuh,  

23.  Dapat mengurangi nafsu makan (membantu diet) secara alami,

24.  Memulihkan otot yang tidak berfungsi atau otot yang lelah seperti keseleo,

25.  Membuat tidur jadi berkualitas.

Tambahan keterangan :

Sejumlah studi laboratorium menunjukkan bahwa madu mempunyai spesifikasi kandungan antimikroba (mikroba adalah organisme yang sangat kecil ukurannya.Antimikroba adalah bahan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroba,seperti : bakteri, jamur, atau virus). selain itu pula bahwa madu mempunyai kemampuan membasmi sejumlah bakteri diantaranya bakteri Gram negatif dan Gram positif.

Luar biasa, madu menyebabkan peningkatan tekanan osmosis di atas permukaan luka. Hal tersebut akan menghambat tumbuhnya bakteri kemudian membunuhnya. Riset ini diterbitkan tahun 1985 di sebuah  Jurnal Medis Afrika Selatan  serta  Jurnal Farmakologi dan Obat  tahun 1983.

Sejumlah tim ahli melakukan sebuah uji laboratorium guna membandingkan antara pengaruh madu dengan antibiotik terkenal semacam estraptomisine  dan antibiotik jamur seperti  nistatine . Mereka kemudian menerbitkan risetnya tahun 1983. Tim menemukan bahwa efek madu sebagai antibiotik dan penghancur bakteri lebih unggul daripada zat-zat kimia tersebut. diantara bakteri-bakteri yang dijadikan sampel ada yang terkenal keganasannya dalam menimbulkan  infeksi Lambung, Bronkitis,  maupun Ginjal . Termasuk pula bakteri yang kebal terhadap antibiotik. Sebagai contoh,  bakteri E. Coli, bakteri Proteus, dan banteri Klebsiella.  Demikian juga bakteri  Salmonella  dan  Shigella  yang menyebabkan diare akut.

Sekelompok  ahli dari Mesir melakukan studi diterbitkan dalam  Jurnal Dunia Bakteri  tahun 1984 tentang  mekanisme efek madu terhadap bakteri . Mereka mencatat adanya mekanisme yang dimiliki madu dalam melawan bakteri sebagai berikut :

  1. Efek antibakteri dalam madu terjadi karena ia mempunyai tekanan osmotik yang tinggi. Selain itu tidak mengandung lebih dari 20 % kadar air.
  2. Madu memiliki rata-rata kadar asam (PH) 3,5 saja.
  3. Adanya zat  inhibin  (bahan antibakteri dalam madu) dalam madu. Zat tersebut adalah  hidrogen peroksida .

Ketiga faktor tersebut diatas tidak hanya menghambat pertumbuhan bakteri bahkan menghancurkan racun yang diproduksi beberapa oleh jamur.

Tim ahli dari Mesir tersebut juga mengadakan riset laboratorium untuk mengetahui apakah efektivitas madu melawan bakteri dikarenakan kandungan gulanya. Mereka membandingkan efek pemberian cairan gula dalam madu terhadap jenis bakteri yang sama. Mereka menuturkan,  " Media Bakteri yang diberi Madu berhasil menghambat pertumbuhan bakteri, sementara media yang diberi gula tidak mempunyai efek menghambat apa pun terhadap bakteri ".

Periset Mesir itu berkesimpulan, di dalam Madu terdapat suatu zat yang belum diketahui hingga kini. Zat itulah yang menghambat aktivitas sejumlah bakteri dan jamur. hingga kini belum ada informasi apapun dari riset medis yang mengungkap misteri dalam Madu ini  sebagai kesembuhan bagi umat manusia . Mahasuci Dzat yang telah meletakan di dalam Madu misteri Ilahi bukti Keagungan Sang Khaliq.

Di sisi lain, para ilmuwan menemukan bahwa daya antibiotik madu akan tetap terjaga bila ia disimpan ditempat yang kondusif.

".. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan."  (An-Nahl:69)

Ilmu kedokteran modern juga telah membuktikan hasil analisis di laboratorium bahwa di dalam Madu tidak akan lahir maupun hidup di dalam Madu. Dr.Sacitt, guru besar ilmu bakteri di Institut Pertanian Amerika Serikat telah melakukan percobaan dengan meletakan sejumlah bakbunuh bakteri clusterteri dalam wadah. Kemudian wadah tersebut ia penuhi dengan madu. Hasilnya sebagai berikut :

  1. Dalam waktu 5 jam, sejumlah besar bakteri mati.
  2. Dalam waktu 10 jam, bakteri dosentaria penyebab disentri mati.
  3. Dalam waktu 48 jam bakteri typoid mati. Bakteri Albara typoid penyebab radang usus mati dalam 24 jam.
  4. Dalam waktu 4 hari, bakteri penyebab bronkitis juga mati.

Sekelompok peneliti dari Inggris dan Selandia Baru mengungkapkan bahwa madu dapat membunuh bakteri Cluster. Padahal bakteri tersebut terkenal sulit dibasmi antibiotik mana pun.Mekanisme kerjanya, madu menghancurkan lapisan pelindung bakteri cluster yang sangat kokoh terhadap antibiotik. Berdasarkan penemuan tersebut, mereka ingin mengembangkan studi untuk menentukan unsur antibakteri dalam madu agar dapat diproduksi secara massal.

Sebagian jamur menyebabkan berbagai penyakit bagi manusia. Jenis jamur yang paling terkenal adalah jamur  Candida . Jamur ini menyerang daerah  payudara kaum wanita berpostur gemuk  yang menyebabkan  gatal-gatal . jika jamur ini menjangkiti  alat kelamin wanita  maka ia menyebabkan keputihan dan gatal -gatal disertai rasa panas seperti terbakar.

Orang yang paling rawan terjangkit jamur ini adalah penderita penyakit  Gula (Diabetes), Tumor Darah, AIDS , atau mereka yang suka mengkonsumsi antibiotik  (pil krotison) dalam dosis tinggi. Wanita hamil pada usia kandungan tiga bulan terakhir  juga mudah terjangkit jamur ini di Vagina mereka. Selain itu, jamur ini juga menyerang mulut sehingga tampak bercak putih di lapisan dalam mulutdan lidah.

Adapun obat-obatan yang efektif mengatasi penyakit tersebut di antaranya nistatin, miconazole, dan sebagainya.

Akhirnya, sejumlah periset melakukan studi laboratorium untuk mengetahui efek madu dalam melawan jenis jamur tersebut. Uji coba ini membandingkan efek madu dengan efek berbagai antijamur pada 72 sampel penderita  jamur Keputihan  Vagina . Hasilnya, antijamur secara umum berfungsi efektif, namun beberapa spesies jamur kebal terhadap obat-obatan yang dikenal mampu mengatasi jamur ini. Di sisi lain, beberapa spesies yang membandel ini tidak dijumpai dalam pengobatan Madu. Kesimpulan dari uji coba ini,  Madu memiliki efektivitas dalam melawan jenis jamur yang membandel sekalipun . Hasil uji coba tersebut dipublikasikan dalam  Jurnal Dunia Farmasi  tahun 1984.

Dengan demikian, benarlah sabda Rosulullah,

" Kalian harus menggunakan dua penyembuh yaitu Madu dan Al-Qur'an."


Sponsor Anda


GAJAHMADA
(SUPRIYANTO)
SEMARANG

Info Bank Admin


Bank BCA
No. Rek : 8030095147
an : Eko Susilo


Bank BNI
No. Rek : 0160867060
an : Eko Susilo


Bank Mandiri
No. Rek : 1360006252081
an : Eko Susilo

Konfirmasi SMS


Untuk Mempercepat Aktivasi yang Sudah Melakukan Pembayaran ke Salah satu Rekening Pengelola, Silahkan Konfirmasikan Pembayaran Anda Melalui SMS ke :

081901098999

Dengan Format :

Agen#ID#Jml-Uang#Bank

Contoh :

Pro-1#Sukses# 100667#BCA